BERITA ETAM, TENGGARONG – Kekayaan produk lokal Kutai Timur memikat pengunjung Taman Tanjong, Tenggarong, pada Sabtu (30/8/2025), saat Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur membuka stan yang memamerkan beragam produk unggulan dari Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) binaan mereka, dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-32 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Stan ini menawarkan kuliner khas seperti jahe merah, gula aren sarang semut, kue semprong jahe, amplang Batu Bara, serta kerajinan tangan seperti kain batik Wakororos dan manik-manik khas Dayak.
Ditemui awak media, Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, DPPKB Kutai Timur, Ani Saida, mengatakan gelar dagang ini merupakan ajang untuk mempromosikan hasil kreativitas dan ketahanan ekonomi keluarga.
“Ada beberapa kelompok UPPKA yang berpartisipasi langsung, yaitu Kansa Mandiri, UPPKA Tasik Mandiri, UPPKA Kandolo Ceria, UPPKA Maju Bersama, dan UPPKA Cempaka Putih. Mereka menitipkan berbagai produk andalan daerahnya,” ujar Ani Saida.
Produk yang dipamerkan sangat beragam. Untuk kuliner, pengunjung dapat menemukan jahe merah, jahe merah bajakah, jahe merah pasak bumi, gula aren sarang semut, kue semprong jahe, serta amplang khas Batu Bara. Sementara untuk kerajinan, terdapat crispy beng-beng dari Teluk Pandan, akar pinang crispy, serta manik-manik dan pernak-pernik khas Dayak yang dititipkan oleh warga adat. Kain batik Wakororos yang menjadi produk unggulan PKK juga turut memeriahkan stan.
“Produk-produk tersebut dijual dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 15.000 untuk produk pangan hingga Rp 250.000 untuk kain batik Wakororos,”kata Ani Saida.
Antusiasme pengunjung dan pejabat terlihat tinggi. Beberapa pejabat seperti Asisten tiga Kutai Kertanegara dan Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim (Kaper) menyambangi stan dan membeli sejumlah produk.
“Tadi Pak Kaper dan Pak Asisten lebih memilih kepada gula sarang semut, gula aren, jahe merah Bajakah, jahe merah Pasak Bumi, serta amplang Batu Bara. Tim Juri dari DPPKB Scout Team juga mengambil sampel kue semprong jahe yang merupakan produk baru kreasi Kansa Mandiri,” ucapnya.
Ia berharap produk-produk unggulan dari Kutim dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga. “Semoga saja bisa habis barang-barang dagangan kami. Kami membawa 10 item per produk dan berharap semuanya laku,” pungkasnya. (*)