SANGKULIRANG – Musrenbang Kecamatan Sangkulirang tahun 2026 menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah pembangunan Kabupaten Kutai Timur tahun 2027. Kegiatan ini digelar di Gedung Serbaguna Kantor Camat Sangkulirang dan dihadiri unsur pemerintah daerah serta perwakilan desa.
Camat Sangkulirang, Cipto Bintoro, mengungkapkan bahwa prioritas pembangunan yang diajukan desa mencakup perbaikan infrastruktur jalan, penguatan ekonomi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Beberapa usulan utama meliputi peningkatan jalan ibu kota kecamatan, akses menuju Tanjung Keramat, jalan poros antar desa, serta pemasangan jaringan listrik PLN untuk desa-desa di wilayah seberang.
Selain itu, pembangunan Pasar Baru Sangkulirang, lahan terminal di Dermaga Tanjung Plamak, serta renovasi Dermaga Pasar juga diusulkan guna memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.
Di sektor kesehatan, pembangunan fasilitas kesehatan turut diusulkan untuk mendukung penurunan angka stunting.
“Kami ingin perencanaan ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan berdampak langsung pada kesejahteraan,” kata Cipto.
Perwakilan Bappeda Kutim, Mitha Ferdina, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 terdapat 365 program dan kegiatan yang dilaksanakan di Sangkulirang dan tersebar di 15 desa.
“Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” jelasnya. (ML)













