SANGATTA — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur terus memperkuat pengembangan sektor industri melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat. Hal itu ditandai dengan kunjungan silaturahmi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perindustrian Samarinda, Kamis (21/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Disperindag Kutim Nora Ramadani bersama Kepala Bidang Industri Dony Efriadi menerima langsung perwakilan UPT Kemenperin Samarinda, Ransi Pasae dan Imam Mashuri.
Berbagai peluang kerja sama dibahas dalam agenda itu, mulai dari sertifikasi halal bagi pelaku usaha, penguatan kemampuan laboratorium aparatur, hingga penerapan konsep industri hijau di kawasan industri masa depan.
Nora mengatakan, pihaknya menyambut positif berbagai program yang ditawarkan karena dapat membantu meningkatkan kualitas pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kutai Timur.
Ia menilai, pembinaan terhadap IKM harus dilakukan secara berkelanjutan agar produk lokal mampu bersaing dan menembus pasar yang lebih luas.
“Semoga anggaran nanti lebih longgar untuk mendampingi IKM kita agar siap berdaya saing,” ujarnya.
Selain itu, Nora menegaskan bahwa keberadaan layanan kementerian di tingkat provinsi sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat koordinasi program.
Menurutnya, efisiensi birokrasi menjadi salah satu keuntungan utama karena berbagai kebutuhan teknis kini dapat diselesaikan tanpa harus berkoordinasi langsung ke pusat.
Tak hanya itu, kerja sama peningkatan kapasitas laboratorium juga diproyeksikan mampu menghemat anggaran daerah karena pengujian dapat dilakukan secara mandiri oleh aparatur pemerintah.
“Jika memakai jasa pihak ketiga biayanya mahal, makanya lebih baik kita uji sendiri,” pungkasnya. (IR)













