Sangatta – Sebanyak 207 peserta menghadiri Musyawarah Kabupaten (Muskab) V Kadin Kutai Timur yang digelar di Hotel Royal Victoria Sangatta, Rabu (06/05/2026). Forum ini mengangkat tema “Kutim Hebat: Harmoni Dunia Usaha Bersama Pemerintah”.
Muskab kali ini tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum strategis dalam merumuskan arah pembangunan ekonomi daerah ke depan, termasuk pemilihan Ketua Kadin Kutim periode 2026–2031.
Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi menegaskan pentingnya peran Kadin dalam memperkuat kemitraan dengan pemerintah. Ia menilai, tantangan global menuntut adanya kolaborasi yang solid antara pelaku usaha dan pemerintah.
“Tidak ada pihak yang bisa berjalan sendiri. Kolaborasi menjadi kunci dalam memanfaatkan peluang pembangunan daerah,” ujarnya.
Mahyunadi juga menyoroti sejumlah isu penting seperti hilirisasi industri, penguatan UMKM, kemudahan investasi, serta peningkatan kualitas SDM sebagai fondasi transformasi ekonomi.
Perwakilan Kadin Kaltim, Adnan Faridan, menambahkan bahwa kehadiran Ibu Kota Nusantara membuka peluang besar bagi Kutai Timur untuk naik kelas menjadi bagian dari rantai pasok industri regional.
“Kutim harus bergerak dari ekonomi berbasis komoditas menuju ekonomi berbasis industri,” katanya.
Ketua Kadin Kutim Ahlang Edy menyebut Muskab ini sebagai titik penting dalam menentukan arah organisasi ke depan sekaligus mengevaluasi capaian kepengurusan sebelumnya. (ML)













