SANGATTA – Upaya penyerapan hasil panen petani terus dilakukan di Kabupaten Kutai Timur. Polsek Muara Bengkal mengawal pengiriman 6.935 kilogram jagung pipil milik petani binaan, Imam Tarmudzi, ke Gudang Bulog Cabang Samarinda, Selasa (21/7/2026).
Pengiriman hasil panen tersebut menjadi bagian dari dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan hasil produksi petani dapat terserap oleh Bulog dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Bhabinkamtibmas Polsek Muara Bengkal, Brigpol Fitra Maulana Ibrahim, mendampingi langsung proses distribusi mulai dari keberangkatan di Muara Bengkal hingga penyerahan di Gudang Bulog Samarinda.
Setibanya di lokasi, petugas Bulog melakukan serangkaian pengujian kualitas, meliputi pemeriksaan kadar air dan kadar racun jagung sebelum dilakukan penimbangan. Hasilnya, jagung dengan kadar air 13,1 persen dinyatakan memenuhi standar pembelian Bulog dan diterima dengan harga Rp6.400 per kilogram.
Jagung pipil tersebut merupakan hasil panen dari lahan seluas 1,5 hektare yang mulai ditanam Imam Tarmudzi pada 28 Maret 2026. Setelah proses verifikasi kualitas dan penimbangan selesai, kedua belah pihak menandatangani berita acara jual beli sebagai bentuk penyelesaian transaksi.
Kapolsek Muara Bengkal AKP Rahmat Hartoyo mengatakan pendampingan terhadap petani binaan merupakan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memastikan hasil panen masyarakat tersalurkan ke Bulog.
“Pendampingan ini bertujuan agar hasil panen petani dapat terserap dengan baik sehingga memberikan kepastian pasar dan meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.
Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah menegaskan Polres Kutai Timur akan terus mengoptimalkan peran jajaran di tingkat polsek dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah, mulai dari pendampingan proses budidaya hingga pengawalan distribusi hasil panen ke Bulog.
Dengan terserapnya hampir 7 ton jagung pipil dari petani binaan Polsek Muara Bengkal, diharapkan program ketahanan pangan di Kutai Timur terus memberikan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat. (Polres Kutim)













