Berita  

Pemkab Kutim Dorong UMKM Jadi Pilar Baru Penggerak Ekonomi Daerah

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu penopang perekonomian daerah di tengah upaya mengurangi ketergantungan terhadap sektor pertambangan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan yang dijalankan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM), salah satunya pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku usaha mikro yang digelar di Aula Diskop UKM Kutim, Selasa (4/8/2026).

Kepala Diskop UKM Kutim, Marhadyn, mengatakan pembangunan ekonomi daerah harus mulai ditopang oleh semakin banyaknya pelaku usaha lokal yang mandiri, inovatif, dan memiliki daya saing.

Menurutnya, Kutai Timur memiliki potensi pasar yang terus berkembang sehingga masyarakat perlu memanfaatkan peluang tersebut dengan menghadirkan produk yang kreatif dan sesuai kebutuhan konsumen.

“Harapan kami, UMKM tidak hanya menjadi usaha sampingan, tetapi mampu tumbuh menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Jika sektor ini berkembang, maka perputaran ekonomi daerah juga akan semakin kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah akan terus memberikan dukungan melalui legalitas usaha, pelatihan, sertifikasi produk, hingga akses pembiayaan agar UMKM mampu berkembang secara berkelanjutan.

Anggota Komisi C DPRD Kutai Timur, Pandi Widiarto, menilai penguatan UMKM merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi menumbuhkan semangat kewirausahaan di tengah masyarakat.

“Semakin banyak masyarakat yang berwirausaha, semakin kuat pula fondasi ekonomi Kutai Timur. Karena itu, pemerintah dan DPRD akan terus memberikan dukungan bagi tumbuhnya UMKM yang mandiri dan berdaya saing,” pungkasnya. (ml)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *