Selain bertujuan mempercepat pelayanan publik, usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Sangsaka dinilai memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan. Wilayah yang meliputi lima kecamatan tersebut disebut memiliki sumber daya alam dan potensi investasi yang besar.
Hal tersebut disampaikan Ketua Harian Forum Pengawal DOB Sangsaka, Sayid Sulaiman Alaydrus, usai audiensi bersama Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi di Kantor Sekretariat Daerah Kutim, Rabu (5/8/2026).
Menurut Sayid, kawasan Sangsaka memiliki berbagai sektor unggulan seperti pertambangan batu bara, industri semen, perkebunan kelapa sawit hingga potensi kelautan yang dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia optimistis potensi tersebut mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) apabila pemekaran wilayah terealisasi. Selain itu, posisi geografis kawasan Sangsaka juga dinilai strategis sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Di sisi lain, Wakil Bupati Mahyunadi mengingatkan bahwa seluruh potensi tersebut harus dibarengi dengan kesiapan administrasi dan pemenuhan seluruh persyaratan pembentukan daerah otonom baru.
Forum Pengawal DOB Sangsaka kini mempersiapkan agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kutai Timur yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Pembahasan tersebut diharapkan menjadi langkah awal pembentukan panitia khusus sebelum usulan dibawa ke rapat paripurna. (IR)













